Kegiatan


Saring Sebelum Sharing

Radikalisme masih menjadi ancaman nyata bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hal ini tergambar dari hasil Survey Nasional tentang Daya Tangkal Masyarakat terhadap Radikalisme dan Terorisme yang dilaksanakan oleh BNPT 2017 dan 2018 dengan rerata skor 42,58 itu masih kategori sedang akan tetapi sangat perlu ada pencegahan maka FKPT Maluku mengajak masyarakat bekerjasama mengsosialisasikan pencegahan terorisme.

Salah satu penyebab potensi radikalisme dan terorisme belakangan ini adalah faktor kemajuan teknologi yang tidak dibarengi dengan literasi bagi masyarakat. Derupsi informasi menjadikan masyarakat yang tidak siap menjadi gagap, kesulitan membedakan informasi benar dan salah. Situasi ini menjadi parah karena budaya latah, masyarakat dengan muda membagikan informasi yang didapatkan tanpa melakukan penyaringan.

FKPT Maluku melakukan kegiatan “Workshop Rembuk Aparatur Kelurahan, Desa/Negeri” tentang literasi informasi dengan tema “Saring Sebelum Sharing” bagi para Aparatur Kelurahan dan Desa/Negeri, Babinkamtibmas, Babinsa dan Wartawan Media Massa yang akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 di Biz Hotel Jl. Said Perintah No. 37 Kota Ambon.

Kegiatan workshop tersebut diikuti 120 orang peserta dengan 3 orang narasumber yaitu : Letkol Laut Setyo Pranowo (Pemateri Pusat), judul materi “Bahaya Terorisme dan Radikalisme serta Penanggulangannya”, Willy Pramudya (Pemateri Pusat), judul materi “ Keterampilan Bicara di Depan Publik (Public Speaking), dan Said Lestaluhu, S. Sos., M. Si. (pemateri lokal) dengan judul “Strategi Komunikasi Mencegah Penyebarluasan Berita Bohong”

Kegiatan workshop dibuka oleh Dr. Ir. Syuryadi Sabirin, M. Si. Plt. Kepala Bappeda Maluku mewakili Plh Guburnur Maluku